Laman

Monday, August 8, 2016

Menengok Keindahan Istana Maimun - informasitravellingindonesia

Saat anda merasa stress dengan pekerjaan ada baiknya anda pergi liburan untuk merilekskan pikiran anda. Anda bisa memilih tempat berlibur bernuansa alam atau anda juga bisa mengunjungi tempat bersejarah untuk menambah pengetahuan dan mengetahui hal-hal baru. Ada banyak daerah tujuan wisata di Indonesia, salah satu daerah tujuan wisata yang menyajikan berbagai hal unik serta peninggalan sejarah yang spektakuler adalah daerah Medan, Sumatra Utara. Daerah Medan Sumatra Utara memang menawarkan tempat rekreasi yang terbilang sangat unik dan menarik yaitu istana maimun. Istana maimun terletak di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun. Istana megah yang dibangun oleh Sultan Deli yang bernama Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa Alamsyah yang merupakan putra sulung Sultan Mahmud Perkasa Alam sang pendiri kota Medan. Beliau membangun istana tersebut dengan bantuan arsitek Italia dimana pembangunan dimulai dari 25 Agustus 1888 hingga 18 Mei 1891.



Istana maimun terletak di wilayah kelurahan Sukaraja, Medan Maimun tersebut memiliki luas bangunan 2.772 mserta memiliki 30 ruangan. Istana tersebut terdiri dari 2 lantai dan terbagi menjadi tiga bagian yaitu bangunan sayap kiri, bangunan sayap kanan, dan bangunan induk. Istana tersebut dibangun dengan menghadap ke utara dimana pada sisi depan istana terdapat bangunan Masjid Al-Mashun atau lebih dikenal sebagai Masjid Raya Medan. Walaupun termasuk bangunan yang sudah tua namun desain interior dalam istana yang dibuat unik masih bisa terlihat. Istana yang dibangun dengan memadukan unsure kebudayaan melayu dengan sentuhan Islam dan disisipi sentuhan Spayol, Italia, dan India membuat istana tersebut terlihat sangat apik dan menawan.

Istana Maimun memiliki nama lain yaitu Istana Putri Hijau yang merupakan tanda kebesaran kerajaan Deli. Dinamakan istana putri hijau karena berdasarkan suatu legenda ada keturunan sultan Deli yang sangat cantik dan memancarkan cahaya hijau sehingga diapun dipanggil putri hijau. Suatu hari raja Aceh ingin mempersunting sang putri namun ditolak oleh kedua kakaknya Mambang Yasid dan Mambang Khayali yang akhirnya memicu perang hingga membuat Mambang Yasid terbunuh. Saat raja Aceh hendak menculik sang putri Mambang Khayali tiba-tiba berubah menjadi meriam yang menyerang membabi-buta pasukan aceh hingga tubuhnya terbelah dua. Itulah yang membuat meriam yang ada di dekat istana tersebut diberi nama meriam puntung. Istana Maimun memang awalnya menjadi tempat tinggal para keturunan sultan Deli tetapi saat ini istana tersebut telah menjadi salah satu tempat wisata sehingga bisa dimasuki oleh setiap orang. Istana tersebut juga dijadikan sebagai tempat diadakan pertunjukan music melayu yang dimaksudkan untuk memeriahkan acara pernikahan dan acara lainnya. Jadi, bila anda berkunjung ke Medan datanglah ke istana maimun terletak di wilayah kelurahan Sukaraja, Medan Maimun, Medan, Sumatra Utara.



No comments:

Post a Comment